Kamis, 20 April 2017

LARANGAN BERKELUH KESAH DAN TERGESA GESA


Diantara sifat dasar manusia adalah suka berkeluh kesah dan tergesa gesa. Berkeluh kesah ketika memperoleh suatu kesulitan, tidak tahan dan tidak sabaran dan tergesa gesa ingin segera memperoleh sesuatu yang menyenangkan dirinya agar segerat  terbebas dari kesulitan. Hampir semua manusia atau sebagian besar manusia memiliki karakter seperti itu kecuali orang orang tertentu yang dipilih oleh Allah.

Allah SWT melarang dua sifat itu kasrena beerakibat buruk bagi manusia sendiri, sebagaimana yang difirmankan oleh Allah dalam Alqur'an, " Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir,kecuali orang orang yang mengerjakan sholat, yang mereka itu tetap mengerjakan sholatnuya . (Q.S. 70/Al Maarij ayat 19 - 23). Manusia juga memiliki sifat tidak tahan uji (tidak sabaran) ketika ada kesulitan berupa ujian yang dialaminya, sebagasimana Allah telah menjelaskan dalam,firmannya , bahwa  " Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakanNya dan diberiNya kesenangan maka dia berkata " Tuhanku telah memuliakanku. Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rejekinya , maka dia berkata Tuhanku telah menghinaku."

Perilaku demikian menunjukkan bahwa manusia memiliki ikarakter tidak pandai bersyukur atau kufur nikmat.

Adapun sifat yang kedua yakni tergesa gesa juga dilarang oleh syareat, karea membahayakan bagi manusia. Banyak kisah dan kejadian yang  dialami manusia bagaimana akibat sifat dan periloaku tergesa gesa, bahkan boleh jadi itu pernah menimpa diri kia sendiri. Beberapa contoh bisa dikemukakan, ketika manuisia mengalami kesulitan harta (kemiskinan), bekerja baik baik juga tidak mencukupi, maka tidak sabar dan tergesa gesa ingin lepas dari kemiskinan itu dan ingin cepat kaya, dengan melakukan perbuatan terlarang, melanggart hukum dengan mencuri, merampok atau menjadi  pengedar narkoba. Kalau dia  jadi pejabat pengin cepat kaya dengan melakukan korupsi dan seterusnya.Tentu semuanya maklum apa yang akan terjadi.
Orang yang tidak tahan dengan godaan gemerlapnya dunia, nekad melakukan apa saja demi ingin meraih kesenangan dan kenikmatan sesaat, misalnya banyak kisah kisah memilukan bahwa perempuan nekad menjual dirinya demi untuk memenuhi keinginannya untuk memiliki barang2 mewah. Dalam hal ini Allah SWT berfirman : " Manusia berdoa  untuk kejahatan sebagaimana ia berdoa untuk kebaikan. Dan adalah  manusia bersifat tergesa gesa (Q.S. 17/Al Isra' : ayat 11).

Dari berbagai pengalaman telah membuktikan bahwa perilaku suka  berkeluh kesah dan tergesa gesa itu buruk bagi manusia, dan  dilarangnya sesuatu itu adalah untuk kebaikan manusia itu sendiri. Dan ini membuktikan bahwa firman Allah itu benar. Allah SWT Maha Pengasih dan Maha Penyayang terhadap Hambanya. Wallahu a'lam.










Tidak ada komentar: